Beritainfobreakingnews.com – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Setelah sempat menjadi sorotan publik dan viral di sejumlah portal media, Direktur RSUD KHZ Musthafa, dr. Hj. Eli Hendalia, M.H.Kes., akhirnya memberikan klarifikasi terkait dugaan pemblokiran komunikasi dengan wartawan melalui aplikasi WhatsApp. Isu tersebut sebelumnya memicu spekulasi bahwa pihak rumah sakit bersikap tertutup dan enggan berinteraksi dengan media, Kamis (30/10/2025).
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha RSUD KHZ Musthafa, Wiwin Winaningsih, AM.Keb., SKM., M.MRS., melalui pesan singkat whatsapp miliknya dengan nomor 0852-2151-38xx, dr. Eli menyampaikan permohonan maaf atas terhambatnya komunikasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas terhambatnya komunikasi dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut terjadi karena telepon genggam saya mengalami kerusakan, sehingga tidak dapat menerima pesan maupun panggilan selama masa perbaikan,” ujar dr. Eli dalam pernyataan tertulis yang diterima tim beritainfobreakingnews.com, pada Kamis, (30/10/2025).
Ia juga membantah tudingan bahwa dirinya bersikap alergi terhadap media. Menurutnya, hubungan antara institusi pelayanan publik seperti rumah sakit dengan insan pers merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
“Saya menegaskan bahwa saya tidak alergi terhadap wartawan, dan tetap berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang baik dalam membangun dan memajukan pelayanan Rumah Sakit. Saya sangat menghargai perhatian, pengertian, serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. Semoga komunikasi dan kolaborasi yang baik dapat terus berlanjut ke depannya. Atas perhatian dan pengertiannya, saya ucapkan terima kasih,” tutupnya.
Pernyataan ini muncul setelah beberapa awak media yang ingin melakukan konfirmasi terkait sejumlah isu dan program yang diluncurkan oleh pihak RSUD KHZ Musthafa mengeluhkan tidak dapat menghubungi direktur rumah sakit, yang kemudian memicu spekulasi di ruang publik. Klarifikasi tersebut diharapkan dapat meredakan kesalahpahaman dan memperkuat sinergi antara RSUD KHZ Musthafa dengan media sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi kesehatan dan pelayanan publik.
Sebagai institusi layanan kesehatan milik pemerintah daerah, RSUD KHZ Musthafa memiliki peran vital dalam menjamin akses informasi yang transparan dan akuntabel. Komunikasi yang terbuka antara pihak rumah sakit dan media menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.












