Semarang, Beritainfobreakingnews.com – Kalimantan, salah satu pulau di Indonesia yang juga disebut dengan Borneo merupakan Daerah yang keistimewaannya sudah bukan rahasia lagi.
Kalimantan ibarat kolam susu, sekali menjala tidak hanya ikan, emas pun di dulang, bukan hanya hutan rimba yang jadi paru-paru dunia, sekali mencangkul batu bara, gas, sawit, kayu Ulin di panen semua.
Budaya dan satwanya yang masih terpelihara epic hingga kini, selaras dengan keelokan wajah rupawan dan watak pribuminya yang agamis, ramah , senang berbagi, humoris namun pemberani.
Kendati demikian, selalu saja ada anak benua yang merantau karena keinginan, pekerjaan, pendidikan, atau kewajiban.
Diantara banyak suku daerah di Indonesia, Kalimantan lah yang paling kuat prinsip kekeluargaannya, meskipun terbelah menjadi lima bagian ( Kaltim, Kalsel, Kalteng, Kalbar, dan Kaltara ) namun ketika salah satu dari suku Kalimantan ini diusik, maka Kalimantan lainnya di daerah manapun akan bergerak maju dan bersatu membelanya.
Kerukunan dan kekuatan sebatin persaudaraan Kalimantan ini pun kian erat dengan adanya paguyuban yang dibentuk di setiap daerah.
“Agar saudara kita yang sama sama diperantauan tetap merasakan kehangatan dan keceriaan layaknya di kampung halaman, maka kami buatlah perkumpulan ini, ” ujar Bahrudin Noor, SE, MBA selaku ketum KBB dengan suara khas nya yang berat.
KBB ( Kerukunan Bubuhan Banjar ) merupakan salah satu wadah perkumpulan putra putri Borneo. Banjar merupakan bahasa khas Kalsel namun seolah menjadi bahasa persatuan Kalimantan karena bahasa yang mudah dipahami setiap suku Kalimantan adalah bahasa Banjar.
“Yah, jadi wadah ladang amal lah, dengan membantu mempermudah masalah saudara sekampung yang merantau di negri orang, karena biar bagaimanapun juga kita yang hidup ini kelak mati hanya membawa amal kebaikan saja” ujar Tajuddin Noor yang menjabat sebagai wakil ketua KBB.
KBB bukan hanya mengibarkan bendera Kalimantan di berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara seperti Malaysia, Singapore, Brunai Darussalam, Arab Saudi, UEA.
Banyak kegiatan positif yang dilakukan secara rutin dan berkala dalam perkumpulan ini, seperti pengajian, halal bihalal, wisata kuliner, dan masih banyak lagi hal positif memotivasi yang lainnya.












