Hari Pahlawan, Bupati Tasikmalaya Ajak Pemuda Tampil Percaya Diri dan Berprestasi di Kancah Nasional

Beritainfobreakingnews.com – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Semangat kepahlawanan tak hanya hidup dalam kenangan sejarah, tetapi juga dalam tekad generasi muda untuk berprestasi. Hal itu ditegaskan Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dalam upacara peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung khidmat di Alun-Alun Kabupaten Tasikmalaya, Senin (10/11/2025).

Dalam pidatonya, Cecep mengajak generasi muda untuk berani tampil, berkompetisi, dan menembus batas-batas lokal menuju panggung nasional. Ia menekankan bahwa kepercayaan diri adalah fondasi utama dalam meraih prestasi, terlepas dari latar belakang atau asal daerah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Potensinya bagus, tapi kalau tidak ditandingkan, tidak akan pernah jadi juara,” ujarnya lantang di hadapan ratusan peserta upacara, mulai dari pelajar, ASN, hingga tokoh masyarakat.

Cecep menilai Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni tahunan untuk mengenang jasa para pejuang kemerdekaan, melainkan momentum reflektif untuk menumbuhkan semangat juang baru di kalangan pemuda. Menurutnya, pahlawan masa kini bisa lahir dari berbagai bidang pendidikan, olahraga, seni, hingga teknologi.

Ia pun menyoroti sejumlah prestasi membanggakan dari pelajar Tasikmalaya. Di antaranya, siswa sekolah dasar yang menjadi pembaca cerpen terbaik, penulis muda yang karyanya menembus tingkat provinsi, hingga atlet muaythai yang mengharumkan nama daerah di kejuaraan nasional.

“Itu keren. Anak-anak kita luar biasa,” ucapnya penuh antusias.

Salah satu capaian yang paling dibanggakan adalah prestasi siswa MAN Cikalong yang mendapat apresiasi langsung dari Menteri Agama RI. Cecep menyebut pencapaian tersebut sebagai bukti konkret bahwa pelajar Tasikmalaya memiliki daya saing tinggi dan layak diperhitungkan di level nasional.

“Ini bukti bahwa anak-anak kita punya potensi besar. Bukan hanya juara lokal, tapi bisa jadi champion nasional,” tegasnya.

Lebih jauh, Cecep mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk guru, pejabat, dan orang tua untuk menjadi bagian dari ekosistem yang menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak dini. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai “Sarjana Percaya Diri”, sebuah istilah yang ia ciptakan untuk menggambarkan pentingnya mentalitas positif dalam menapaki jalan sukses.

“Kalau anak-anak kita dibesarkan dengan rasa percaya diri, mereka tidak akan ragu untuk tampil. Dan ketika mereka tampil, mereka akan berani menang,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Bupati menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk terus membuka ruang-ruang kompetisi yang inklusif dan beragam bagi generasi muda. Ia mendorong partisipasi aktif dalam berbagai ajang, baik di bidang akademik, olahraga, seni, maupun budaya.

“Silakan ikut di ajang manapun. Kami akan fasilitasi. Kami ingin anak-anak Tasikmalaya menjadi champion di mana pun mereka berada,” pungkasnya.

logo-pers FORWAMA-resized-225x224

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *