Jakarta, Beritainfobreakingnews.com – Adalah Hj. Fatimah Fientje perempuan kelahiran kota Bandung Tatar Sunda Mojang Periangan, dikenal publik sebagai wonder women yang sejak usia muda nya sudah berkecimpung di berbagai organisasi seperti IWAPI dan kader Partai Golkar bahkan Fientje pernah menjadi orang terdekat nya Ibu Negara Tien Suharto saat proses pembangunan Mesjid Jami’ Tien di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.
Bahkan lebih dari itu perempuan yang berhasil mendidik anak-anak nya hingga menjadi orang sukses ini adalah juga merupakan seorang jurnalis senior ibu kota sekaligus sebagai Director of Marketing and Advertising Media Online Breaking News Grup yang berkantor pusat di Menara Dewan Pers Jakarta.

Fientje yang sejak awal termasuk sebagai pengusaha sukses yang tajir, merupakan perempuan tipikal yang suka berbagi dengan banyak orang dan sejak dulu hingga berita ini ditayangkan, Fientje selalu berbagi makanan yang sengaja di masaknya untuk ritual Jum’at Berkah.
Penulis yang sudah mengenal dekat sejak era radio komunikasi ORARI hingga pada era tehnologi modern ini, selalu menjalin hubungan persaudaraan yang sejati tanpa pernah saling mengecewakan satu dengan yang lainnya.
“Usia kita hanyalah merupakan sebuah angka doang, karena terbukti jiwa kita sejak dulu sampe sekarang tetap aja gaul, penuh canda ria, dan asyik, karena orang seperti kita tidak suka mengusik siapapun dan begitu sebaliknya ogah diusik orang lain. ” Kata Fientje dengan suara khas manja nya yang tetap terlihat mempesona, saat berbincang dengan penulis Mr. Emil F Simatupang yang merupakan sohib sejati nya bahkan melebihi saudara kandung sendiri melalui telepon seluler, Senin, (8/12/2025).
Salah satu putri kesayangan nya menjadi Advokat terkenal Dr. Herlina Wijaya, SH MH, yang juga dikenal sebagai Dosen di UPH Jakarta merupakan bukti nyata betapa kerasnya perjuangan Fientje memberikan yang terbaik bagi semua anak anaknya.
Dari zaman media cetak Majalah Populer INTRAS hingga kini bahkan mungkin sampai akhir hayat nanti, Fientje tidak pernah merasa terbebani, semua tanggung jawab baik secara internal dan eksternal, semua disikapi nya dengan penuh senyum manis nya yang menawan.
“Apalagi Bang, hampir setiap tengah malam aku selalu sudah terjaga dari tidur untuk sholat tahajud dan mengaji hingga tiba waktunya sholat Subuh, rasanya nikmat dan ringan penuh kebahagiaan” Pungkas nya dengan sinar mata penuh kebatinan yang terdalam.












