TNI AD Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan di Singapura, Singkirkan Ancaman Hoaks dan Isu Negatif

Kasad Maruli,

Beritainfobreakingnews.com – Jawa Barat,- Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus merespons maraknya isu negatif dan kejadian beruntun keracunan massal yang meresahkan masyarakat, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengambil langkah strategis melalui pelatihan manajemen makanan institusional di Singapura. Pelatihan ini menjadi bagian dari kerja sama bilateral dengan Angkatan Darat Singapura dan sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah negara tersebut, Kamis (30/10/2025).

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menjawab tantangan keamanan non-militer yang kini kian kompleks, termasuk penyebaran hoaks dan fitnah yang merusak kepercayaan publik.

“Jadi itu semua dari mulai ongkos, akomodasi, dan lain-lain itu semua ditanggung oleh Singapura,” ujar Maruli saat ditemui di Markas Yonpomad, Jonggol, Bogor, Jumat (30/10/2025).

Pelatihan yang berlangsung pada 13–18 Oktober 2025 di Army Combat Service Support Command (CSSCOM), Singapura, diikuti oleh 34 personel TNI AD. Mereka terdiri dari 26 prajurit, empat anggota Persit Kartika Chandra Kirana, tiga pendamping militer, dan satu peninjau.

Menurut Maruli, pelatihan ini tidak hanya menyasar aspek teknis pengelolaan dapur, tetapi juga peningkatan kapasitas personel dalam manajemen gizi dan efisiensi operasional. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan program MBG berjalan optimal di lapangan.

“Supaya nanti dapur kita baik. Kebetulan kita punya ibu-ibu yang background-nya gizi, mudah-mudahan ini jadi pengalaman mereka untuk mengelola dapur,” jelasnya.

Maruli menambahkan, TNI AD tidak secara langsung mengelola dapur, melainkan berperan sebagai fasilitator agar pelaksanaan program MBG dapat menjangkau masyarakat secara luas dan tepat sasaran.

Langkah ini juga dinilai sebagai respons terhadap berbagai upaya penghasutan dan penyebaran informasi palsu yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Dalam konteks ini, TNI AD menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan nasional melalui pendekatan yang adaptif dan kolaboratif.

logo-pers FORWAMA-resized-225x224

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *